Benarkah Presiden Jokowi Bisa Dilengserkan Jika Terbitkan Perppu KPK?

Kubu2 oposisi yg menginginkan presiden utk menerbitkan Perppu pembatalan revisi UU KPK yg sdh di sahkan DPR bisa jadi merupakan “jebakan batman”. Hal ini bisa menjerumuskan presiden ke jurang kehancuran dan presiden bisa dimakzulkan/di-impeach krn melanggar UU No.12 thn 2011 ttg Pembentukan Peraturan Per-undang2an apalg UU KPK saat ini tengah diuji materi di Mahkamah Konsitusi. Bgmn hasilnya akan terjadi ketidakpastian hukum. Hal ini yg di tunggu2 oleh kubu yg mempunyai sarat kepentingan dari kelompok2 tertentu yg menginginkan pemakzulan presiden.

Penerbitan perppu terkait UU KPK yg baru disahkan DPR bisa inkonstitusional krn tdk ada kegentingan secara nasional yg memaksa. Pemberantasan Korupsi (KPK) bukanlah sesuatu kegentingan yg memaksa dikeluarkannya perppu. Terjadi kekosongan hukum yg tdk dapat diatasi dgn cara membuat UU sesuai prosedur. Justifikasi ini yg sulit didpt utk mengeluarkan perppu walopun merupakan hak prerogatif presiden yg bersifat subyektif.

Bgmn jg siapapun mrk hrs menempuh jalur konstitusional dlm menuntut sesuatu dan tunduk dlm koridor konstitusi. Disini Jkw hrs bisa menahan tekanan keras dr gempuran kerusuhan dari segala penjuru utk kepentingan yg lebih besar yg menyangkut persatuan dan kesatuan bangsa.

Memang perkataan Jkw di depan tokoh2 yg memberikan masukan pragmatis, yg menginginkan diterbitkan perppu, dijwb : “akan di perhitungkan”, *ttp jawaban ini merupakan jwban diplomatis sesaat utk meredam kerusuhan pendemo saat itu. Sy yakin Jkw meyakini bhw tuntutan revisi UU KPK hanya sbg instrumen atau momentum utk terjadinya chaos di-mana2 yg diharapkan bisa menurunkan kepercayaan rakyat thd pemerintahan, yg buntut2-nya pembatalan pelantikan presiden.

BACA JUGA:  Menghitung Suara Tokek: Perppu KPK Terbit/Tidak ?

Jika pelantikan batal, jilid berikutnya pemakzulan presiden. Disinilah, mengapa pemberi dana / koruptor2 dan ormas2 radikal spt HTI berjuang keras memprovokasi dgn hoax2 utk menciptakan kerusuhan2 dgn menggunakan oknum2 mahasiswa/pelajar yg sdh terpapar radikalisme dan buruh serta para preman utk menuntut perppu dgn demo2 secara anarkis utk menciptakan kerusuhan2 di-mana2.

Satu hal yg hrs diperhitungkan dgn ditunjuknya Puan M dr PDIP yg menjdi ketua DPR, apakah kita yakin bhw perppu yg diterbitkan akan disetujui DPR??. Kita tahu bhw PDIP dan partai2 koalisi sangat tdk setuju penerbitan perppu. Klu perppu ditolak DPR, kmd DPR membuat UU penolakan perppu, bgmn kredibilitas Jkw dimata rakyat ?? yg sdh menyetujui revisi UU KPK walaupun tidak semua pasal disetujui?? Ini berpotensial demo ber-jilid2 ke DPR dan pemerintahan.

Suatu pertanyaan, kenapa mrk tdk mau mengajukan judicial review atau uji materi ke Makamah Konstitusi (MK) utk membatalkan revisi UU KPK setelah di undangkan?? Mungkin jwbannya, “terlalu lama”. Jika pelantikan presiden sdh dilaksanakan, akan sulit dan tdk ada alasan utk mengimpeach presiden krn sdh sah menjadi presiden secara konstitusional.

Berbeda jika pelantikan digagalkan akan terjadi kekuasaan pemerintahan demosioner (pelantikan Jkw sbg presiden periode 2014-2019, 20 Oktober 2014) dan MPR hrs melakukan sidang istimewa utk menunjuk pejabat presiden…disini negara dlm keadaan darurat berpontensi chaos. Bgmn jg situasi ini sulit terjadi, tp ini yg di tunggu2 mereka yg ingin melengserkan Jkw.

BACA JUGA:  Kenapa keadaan Darurat Sipil tdk disukai pihak Oposisi dlm menanggulangi Covid-19 dan kenapa mereka sll menginginkan lockdown?

Mdh2an mrk yg menginginkan pemakzulan tdk menyadari bhw situasi ini berbeda dgn situasi thn 1998. Dmn saat itu tuntutan demo impechment presiden Soeharto yg otoriter di dukung seluruh masyarakat indonesia, TNI dan DPR.

Sedangkan skrg 2019 hanya didukung hanya oleh para koruptor dan kaum radikalis, ormas2 radikal, HTI, khilafah, wahabi yg menunggangi oknum2 mahasiswa yg sdh terpapar paham radikal. Jd “tdk mungkin terjadi impeachment presiden” sepanjang TNI dan Kepolisian solid spt terlihat di upacara HUT-TNI 5 Okt. kemarin bro…, coba aja tanya sama rumput yg bergoyang…

KH

KH
KH 
Bersama Jokowi memajukan bangsa!

Opini Cerdas menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan berbicara. Kami mengundang Anda menjadi Penulis, SIAPAPUN dan DARI PIHAK MANAPUN boleh membagikan opini dan pemikiran secara cerdas dan bertanggung jawab, TANPA SENSOR! Klik di sini




Suka Artike ini? Tolong di-Like dan Share:
RSS
Follow by Email
Facebook0
Google+0
https://opinicerdas.com/2019/10/benarkah-presiden-jokowi-bisa-dilengserkan-jika-terbitkan-perppu-kpk
Twitter20
Instagram20

1 thought on “Benarkah Presiden Jokowi Bisa Dilengserkan Jika Terbitkan Perppu KPK?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *