Mungkinkah pelantikan Jokowi digagalkan Lewat impeachment?

Ada grand design utk tujuan menggagalkan pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden RI 20 Okt nanti dgn propaganda2 fitnah, membenturkan sesama anak bangsa dgn tujuan memecah belah dan akhirnya negara chaos , … buntut2nya mereka2 ingin mengganti Jokowi sbg presiden.

Mereka2 adalah koruptor2 darì Cendana dgn kroni2 nya sbg pelaku kejahatan pidana kerah putih spt hasil korupsi dan money loundry yg tersimpan di LN dgn jumlah ribuan triliun yg terancam akan disita nanti di pemerintahan Jokowi. Kemudian ormas2 radikal, HTI, Wahabi, ISIS yg ingin mengganti Indonesia menjadi negara islam/khilafah.

Dan jangan salah jaringan mereka cukup luas. Bahkan mereka punya ‘koneksi’ di Senayan. Sehingga wajar saja ada dugaan terbitnya beberapa RUU ngaco  seperti RUU KUHP Baru adalah rekayasa mereka juga, untuk tujuan memperkeruh suasana.

Mrk menyadari bhw segala scenario utk tujuan menggoyang pemerintahan telah gagal spt kerusuhan issue papua, kebakaran hutan yg di buat, kasus revisi UU KPK, issue kemerdekaan Aceh, skrg issue Revisi KUHP. Sisa kesempatan utk memcapai tujuan tinggal 20 hari lg. Bagi mrk setelah Jokowi dilantik akan sulit utk mengganti presiden yg sah scr konstitusional… kecuali impeachment atau kudeta, bisakah ini dilakukan?

Mungkin mereka terinspirasi dari kasus Presiden Trump yang akhir-akhir ini santer akan dimakzulkan, dan seandainya proses pemakzulan Trump berhasil, maka ini akan menjadi semacam “asupan motivasi” bagi mereka: “Presiden AS saja bisa dilengserkan, kenapa Presiden RI tidak ?” mungkin begitu pikir mereka.

Tapi Indonesia bukan AS.

Ada tiga dasar untk melakukan impeachment (pemakzulan) thd presiden, yaitu apabila presiden/wakilnya, melakukan tindak pidana, termasuk tindak pidana korupsi, melanggar konstitusi dan mengkhianati negara.

Proses pemakzulan di RI harus melibatkan tiga lembaga yaitu, MPR, DPR dan Mahkamah Konstitusi (MK). Dmn MK yg akan menilai apakah presiden melanggar konstitusi, melakukan tindak pidana atau mengkhianati negara. Klu tdk memenuhi ketiga unsur itu, ya ditolak. Arti impeach sama dgn accuse yg artinya dituduh dan didakwa. Jadi tdk selalu hrs berakhir dengan pemberhentian presiden jika ditolak MK.

Selama Jokowi tdk melakukan 3 hal diatas, sulit utk meng impeach, kecuali pemberhentian secara paksa atau kudeta. Suatu pertanyaan, apakah mungkin bisa dilakukan inpeachment atau pun kudeta? Jawabnya sulit dan hampir tidak mungkin sepanjang polri dan tni solid dan loyal ke pemerintah walaupun gedung MPR roboh.

Ada alasan yg fundamental, pertama, Jokowi tdk mungkin melakukan melanggar ke3 syarat tsb (menurut pribadi sy, mungkin terlalu subjektif ), yg kedua, sulit ada negara2 yg mengakui, dan yg ketiga tdk ada negara manapun yg bisa berhasil menggulingkan pemerintahan yg sah tanpa dukungan militer.

Dan kudeta tentu saja harus ada ‘alasan pembenaran’, butuh dalih, dan untuk itu hanya ada satu cara klasik yaitu menciptakan ‘tekanan publik’, entah itu publik dalam negeri maupun luar negeri. Caranya? Lewat kerusuhan dan huru-hara yang terjadi belakangan ini, sehingga Jokowi disalahkan dan selalu jadi tertuduh, entah itu 22 Mei, BlackOut 4 Agustus, Kerusuhan Papua, kebakaran hutan, Demo DPR, Demo Mujahid, entah apa lagi nanti.

Dan ketika keadaan sudah hancur tak terkendali, barulah orang-orang ini melancarkan kudeta, mereka akan mengambil alih kekuasaan, tentu saja dengan dalih: ‘Menyelamatkan Indonesia’, lalu mereka tampil bak “Pahlawan Super” ,lengkap dengan slogan mereka seperti “Syariat Khilafah adalah Solusi” dan bla bla bla, kira-kira mirip seperti bagaimana dulu Suharto tampil sewaktu memberantas G 30 S PKI, dengan slogan “Pancasila secara Murni dan Konsekuen”

Singkatnya, untuk menghancurkan Jokowi harus menghancurkan Indonesia duluan, dalam artian fisik. Dan orang-orang biadab ini tidak peduli berapa harga yang harus dikorbankan, entah itu masyarakat Papua, nyawa mahasiswa, atau hutan belantara yang Asri, bahkan agama pun rela mereka tunggangi untuk mencapai tujuan, umat-umat beragama bodoh mereka pengaruhi untuk membenci Jokowi atas segala prahara yang sebenarnya mereka rekayasa sendiri. pokoknya tidak ada putus-putusnya mereka menyerang hingga Jokowi terguling.

Lalu bagaimana dengan dengan para pamong penjaga keamanan bangsa ini? Polisi dan TNI? Justru itu!

Bagaimana juga mrk skrg sedang berusaha mengadu domba polri dgn TNI, dan itu sulit, krn polri dgn tni terlalu sulit diadu domba. APPRECIATE buat TNI dan POLRI yg medeklarasikan bhw kedua institusi solid menjaga NKRI.

KH , Bersama Jokowi Memajukan Bangsa

KH
KH 
Bersama Jokowi memajukan bangsa!

Opini Cerdas menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan berbicara. Kami mengundang Anda menjadi Penulis, SIAPAPUN dan DARI PIHAK MANAPUN boleh membagikan opini dan pemikiran secara cerdas dan bertanggung jawab, TANPA SENSOR! Klik di sini




Suka Artike ini? Tolong di-Like dan Share:
RSS
Follow by Email
Facebook0
Google+0
https://opinicerdas.com/2019/10/mungkinkah-pelantikan-jokowi-digagalkan-lewat-impeachment
Twitter20
Instagram20

11 thoughts on “Mungkinkah pelantikan Jokowi digagalkan Lewat impeachment?

  1. Pingback: tylenol 500 mg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *