SIKM (Surat Izin Keluar Masuk) adalah PERAMPOKAN!

Dalam keadaan masyarakat menderita karena pandemik COVID-19 begini, kok masih ada saja kebijakan-kebijakan Pemerintah yang malah menyengsarakan seperti kebijakan SIKM (Surat Izin Keluar Masuk) untuk ke wilayah DKI Jakarta ini. Lebih lanjut silahkan lihat di sini.

SIKM atau Surat Izin Keluar Masuk diwajibkan kepada semua orang yang ingin masuk wilayah DKI Jakarta, ini benar-benar kebijakn yang zalim, memeras rakyat , dan sebuah PERAMPOKAN yang nyata!!!

Kok bisa? Bukankah menurut peraturan nya Pergub No.47 Tahun 2020 , pengurusan SIKM tidak dipungut biaya? Lalu di mana menyengsarakan rakyatnya? Ya , Memang betul SIKM tidak membutuhkan biaya, tapi nanti dulu.. syarat untuk mendapat SIKM apa?

  • Surat Keterangan RT/RW
  • Surat Keterangan dari Kelurahan/Desa Asal
  • Surat Jaminan Keluarga yang berada di Jakarta
  • Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas.

Dan yang point terakhir ini lah perampokan dimulai.

Perlu diketahui, Puskesmas hanya akan mengeluarkan Surat Keterangan Sehat apabila sudah ada Rapid Test.

Lho memangnya kenapa?

Memangnya kenapa? HEH! Rapid Test Covid-19 itu TIDAK GRATIS, Rapid Test itu biayanya minimal lima ratus ribu per orang, Tolol !!!

Gak percaya ? Mau bukti, Nih lihat, brosur Rapid Test yang disediakan oleh Rumah Sakit Swasta,

Biaya Rapid Test di Kimia Farma
Biaya Rapid Test di RS Borromeus
Biaya Rapid Test di RS. Immanuel

Harga di atas adalah dan ini adalah biaya Rapid Test PER ORANG. Jadi apabila Anda sekeluarga ber-4 anak istri, maka semua wajib Rapid Test

BACA JUGA:  Umat Islam Indonesia di Ambang Perang Saudara. (Bagian 1)

Belum cukup?

Nah perlu saya tambahkan bahwa validitas Rapid Test hanya berlaku selama 3 HARI! Jadi artinya jika Anda berhasil melakukan Rapid Test hari ini dan hasilnya Negatif, maka 4 hari kemudian, apabila SIKM belum keluar, maka laporan Rapid Test sudah tidak berlaku , maka Anda Anda wajib melakukan Rapid Test lagi. Ya salam!!

Silahkan datang ke Puskesmas sendiri lalu minta surat keterangan sehat, sudah pasti mereka mewajibkan adanya Rapid Test.

Kemarin saya sewaktu (mencoba) mengurus SIKM, saya mendatangi RT dan RW , semua lancar, kemudian meminta Surat Keterangan Kerja , jaminan keluarga semua tak masalah.

Tapi masalah segera terjadi ketika saya mencoba meminta Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas. Saya diminta menyerahkan bukti Rapid Test. Dan Rapid Test disarankan dilakukan di Rumah Sakit swasta.

WHAT?!! Ya betul, rumah sakit swasta. Yang dimana itu Tidak Gratis!! Itu memerlukan biaya per orangnya, seperti yang saya cantumkan di atas sana. Saya pun mencoba mengajukan pertanyaan ‘tolol’ : Adakah Rapid Test yang Gratis? Tentu saja petugas Puskesmas menjawab : Tidak Ada! Kita wajib melakukan Rapid Test di rumah sakit. Dan sekali lagi: Tidak Gratis!

Saya pun melihat kembali Form Surat Keterangan Sehat. Ada yang aneh di sana.Yang aneh adalah kalau kita melihat format Surat Keterangan Sehat sebagai salah satu persyaratan, di sana tidak disebutkan sekalipun harus atau ada kewajiban menyertakan Bukti Rapid Test. Hanya ada pertanyaan: Apakah sudah melakukan Rapid Test? Itu saja .

BACA JUGA:  Opinicerdas.com Ada untuk Memerangi HOAX dan Hate Speech

Silahkan Anda lihat sendiri form Surat Pernyataan Sehat ini:

Anda lihat? Tidak ada form Pernyataan Rapid Test bukan? Di mana isian Rapid Test nya? Hasilnya? Tanggal test nya? Rumah Sakit mana? Dokter pemeriksanya?

Tidak ada bukan?

Lalu kenapa Puskesmas kini seperti memaksakan harus Rapid Test? Atau format suratnya yang salah karena tidak ada kolom lampiran Rapid Test?

.. atau jangan-jangan, su’udzhon saya: memang ada ‘main mata’ nih antara Puskesmas dengan Rumah Sakit penyelenggara Rapid Test. Hehehe

Satu kepala keluarga dengan 4 orang aja biayanya Rp 1 juta, kebayang, komisi 10% aja dikalikan dengan semua jumlah peserta Rapid Test yang mau ke Jakarta, belum yang di bandara dengan Test SWAB, dapat berapa tuh?

Ternyata Pandemic ini sudah menjadi Ladang Bisnis yang sangat menggiurkan buat bisnis-bisnis kesehatan. Masyarakat √§dirampok’ habis-habisan dengan paksaan ikut Rapid Test.

Makanya gak salah saya bilang: SIKM adalah Perampokan terselubung. Tul gak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *